Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » P3-TGAI di Ujung Pasir Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Warga Desak BWS Turun Tangan

P3-TGAI di Ujung Pasir Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Warga Desak BWS Turun Tangan

  • account_circle Kepala Redaksi
  • calendar_month Sel, 8 Sep 2026
  • visibility 168
  • comment 0 komentar

Kipasnews.com.KERINCI —Pembangunan saluran irigasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Ujung Pasir mendadak menjadi sorotan tajam.

Proyek yang bersumber dari anggaran negara tersebut terindikasi dikerjakan secara asal-asalan dan terkesan mengejar penyelesaian fisik tanpa mengindahkan spesifikasi teknis yang disyaratkan.

Hasil penelusuran di lokasi menunjukkan adanya penyimpangan signifikan pada dimensi konstruksi saluran. Ukuran lebar dan kedalaman saluran irigasi yang dibangun terpantau sangat minim, bahkan tidak mencapai 30 centimeter.

Kondisi konstruksi yang tidak memenuhi standar baku ini berdampak langsung pada terjadinya penyempitan alur (pembotolakan) aliran air yang menuju ke areal persawahan produktif milik warga setempat.

Alih-alih memfasilitasi pemerataan distribusi air bagi para petani, hasil pekerjaan konstruksi tersebut justru dinilai berpotensi kuat memicu hambatan debit air, terutama saat memasuki puncak musim tanam. Indikasi lemahnya pengawasan dari pihak terkait disinyalir menjadi pemicu utama rendahnya kualitas pengerjaan proyek di lapangan.

Merespons dugaan penyimpangan konstruksi tersebut, elemen masyarakat Desa Ujung Pasir secara tegas mendesak Pimpinan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk segera menerjunkan Tim Investigasi Independen ke lokasi.

Pihak balai diminta melakukan audit teknis secara menyeluruh terhadap fisik bangunan serta mengambil tindakan tegas sesuai regulasi hukum yang berlaku apabila terbukti terjadi pelanggaran teknis maupun penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan proyek tersebut dan untuk menghentikan pencairan ke tahap selanjutnya.

media mengkonfirmasi pihak ketua kelompok tani ujung pasair Tatan selaku pelaksana menjelaskan , mengakui perkerjaan tersebut pekerjaan tersebut untuk membedakan irigasi dan jalan dan bahkan akan menutupi dengan cara coran saluran diatas diduga untuk menuitupi kesalahannya dan ditambahnya lagi itu hanya pekrjaan awal belum selsai jelasnya dimedia ini , itu dibuktikan denga balasan WhatsApp.

  • Penulis: Kepala Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadirkan Layanan Bantuan Hukum Cepat dan Mudah, Pemda Konut Bentuk Posbankum dan Kadarkum

    Hadirkan Layanan Bantuan Hukum Cepat dan Mudah, Pemda Konut Bentuk Posbankum dan Kadarkum

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 422
    • 0Komentar

    “Pemda Konut Perkuat Akses Keadilan: Pembentukan Posbankum dan Kadarkum Desa sebagai Strategi Transformasi Layanan Hukum Berbasis Masyarakat” KONAWE UTARA-Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) memperkuat komitmen menghadirkan akses keadilan yang inklusif dan terjangkau bagi seluruh masyarakat dengan membentuk Pos Bantuan Hukum (Posbankum) serta Kelompok Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) di tingkat desa dan kelurahan.Kebijakan strategis ini diluncurkan […]

  • Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Diskusi Rabuan Roadshow TAG Provinsi Jambi

    Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Diskusi Rabuan Roadshow TAG Provinsi Jambi

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Kipasnesw.com.SUNGAI PENUH – Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos., MM menghadiri kegiatan Diskusi Rabuan Roadshow yang diselenggarakan oleh Tenaga Ahli Gubernur (TAG) Provinsi Jambi Tahun 2026, bertempat di Aula Kantor Walikota Sungai Penuh, Kamis (21/05). Kegiatan tersebut diikuti oleh unsur pemerintah daerah, Forkopimda, OPD, akademisi serta berbagai pemangku kepentingan dari Kota Sungai Penuh […]

  • Program Ketahanan Pangan Koto Simpai Kubang Dipertanyakan, Pengurus Disebut Hanya “Menyandang Nama”

    Program Ketahanan Pangan Koto Simpai Kubang Dipertanyakan, Pengurus Disebut Hanya “Menyandang Nama”

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.Kerinci – Pengelolaan Program Ketahanan Pangan di Desa Koto Simpai Kubang, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, kembali menjadi perhatian. Informasi yang diterima media menyebut adanya dugaan ketidaksesuaian antara kepengurusan program dengan pelaksanaan serta pengelolaan anggarannya. Berdasarkan keterangan sumber yang mengetahui persoalan tersebut, program ketahanan pangan di Desa Koto Simpai Kubang telah memiliki struktur kepengurusan, yakni […]

  • Bupati Muara Enim Komitmen Tuntaskan RDTR Dorong Investasi

    Bupati Muara Enim Komitmen Tuntaskan RDTR Dorong Investasi

    • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 442
    • 0Komentar

    MUARA ENIM – Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., rapat bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid di Ruang VIP Bandara SMB II Palembang, Kamis (9/10). Pada rapat yang dihadiri Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru bersama Bupati dan Walikota se-Sumatera Selatan tersebut, Bupati menegaskan komitmennya mempercepat penyelesaian Rencana […]

  • Proyek Pasar Beringin Rp48 Miliar Molor, Pemkot Sungai Penuh Jangan Cuma Diam

    Proyek Pasar Beringin Rp48 Miliar Molor, Pemkot Sungai Penuh Jangan Cuma Diam

    • calendar_month Ming, 30 Agu 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.SUNGAI PENUH -Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh diminta tidak tinggal diam melihat progres pekerjaan rehabilitasi Pasar Beringin yang hingga kini disebut baru mencapai sekitar 60 persen, sementara masa pelaksanaan pekerjaan telah memasuki masa addendum. Proyek rehabilitasi Pasar Beringin tersebut diketahui memiliki nilai anggaran sekitar Rp48 miliar dengan masa pelaksanaan sebagaimana jadwal pekerjaan selama 300 hari […]

  • Tiga Kali Ajukan Izin ke Kementerian Kehutanan, Villa Bukit Tirai Embun Tetap Belum Disetuju

    Tiga Kali Ajukan Izin ke Kementerian Kehutanan, Villa Bukit Tirai Embun Tetap Belum Disetuju

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.KERINCI – Polemik keberadaan Villa Bukit Tirai Embun di Desa Danau Tinggi, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, kembali menjadi perhatian publik. Pasalnya, bangunan villa yang berdiri di kawasan hutan produksi tersebut disebut telah tiga kali mengajukan izin ke Kementerian Kehutanan, namun hingga kini belum memperoleh persetujuan. Hal itu disampaikan Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTD […]

expand_less