Sampai Saat Ini Pemkot Gagal Mimpi Sungai Penuh
- account_circle Kepala Redaksi
- calendar_month Ming, 7 Jun 2026
- visibility 335
- comment 0 komentar

Kipasnews.com.SUNGAI PENUH -Kesejahteraan masyarakat Kota Sungai Penuh dinilai tidak terpenuhi open pigak Penerintah. kondisi ini, di mana individu atau masyarakat tidak berada dalam keadaan makmur, sehat, damai, dan terpenuhi kebutuhan material, spiritual, serta sosial. Minggu (07/06/2026).
Selain kondisi masyarakat berada dalam keadaan sulit, saat ini pelayanan publik terhadap masyarakat pengendara (penguna jalan) sudah lebih kurang 4 ( empat) bulan belakangan ini tidak terlayani.
Sebab lampu merah di sepanjang jalan Kota Sungai Penuh tidak berfungsi sempai saat ini.
Alat Pengatur Isyarat Lalulintas (APIL) traffic light tidak berfungsi, arus lalulintas di jam sibuk di pagi hari, sore hari dan waktu siang di persimpangan rawan macet, pelanggaran dan rawan kecelakaan lalulintas.
Namun mirisnya, di dapat informasi bahwa Alat Pengatur Isyarat Lalulintas (APIL) di Kota Sungai Penuh mengunakan sistim token, token tak di isi, hingga APIL tidak berfungsi karena token tidak di Top Up (isi).
Itu diperkuat dari beberapa pihak, APIL di Kota Sungai Penuh mengunakan Token, Namun Biaya token APIL tidak dianggarkan pihak Dinas Perhubungan Kaki Tangan Wali Kota Sungai Penuh.
Jelas, dinilai adanya unsur kegagalan pihak Pemkot Sungai Penuh dalam Pelayanan Publik bagi masyarakat.
Wali Kota Sungai Penuh seharusnya, mencari solusi, bukan hanya berdiam diri seakan akan tidak terjadi apa apa.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh belum bisa untuk di mintai Keterangannya, maupun Walikota Sungai Penuh Alfin.
- Penulis: Kepala Redaksi
