Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Program Ketahanan Pangan Koto Simpai Kubang Dipertanyakan, Pengurus Disebut Hanya “Menyandang Nama”

Program Ketahanan Pangan Koto Simpai Kubang Dipertanyakan, Pengurus Disebut Hanya “Menyandang Nama”

  • account_circle Kepala Redaksi
  • calendar_month Kam, 13 Agu 2026
  • visibility 128
  • comment 0 komentar

Kipasnews.com.Kerinci – Pengelolaan Program Ketahanan Pangan di Desa Koto Simpai Kubang, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, kembali menjadi perhatian. Informasi yang diterima media menyebut adanya dugaan ketidaksesuaian antara kepengurusan program dengan pelaksanaan serta pengelolaan anggarannya.

Berdasarkan keterangan sumber yang mengetahui persoalan tersebut, program ketahanan pangan di Desa Koto Simpai Kubang telah memiliki struktur kepengurusan, yakni Oki sebagai Ketua, Candra sebagai Sekretaris, dan Sely sebagai Bendahara.

Namun, menurut sumber, setelah anggaran program dicairkan, pengurus yang telah ditetapkan melalui rapat tersebut diduga tidak sepenuhnya dilibatkan dalam pengelolaan dana.

“Pengurusnya ada dan sudah ditunjuk melalui rapat. Tetapi setelah dana cair, pengurus hanya menyandang nama. Pengelolaan dana justru dilakukan oleh kepala desa,” ungkap sumber kepada media.

Dana Sekitar Rp30 Juta, Realisasi Dipertanyakan

Sumber menyebut anggaran program ketahanan pangan tersebut berada di kisaran Rp30 juta. Namun, penggunaannya disebut baru sekitar Rp3 juta, sementara keberadaan dan peruntukan sisa dana belum diketahui secara jelas oleh pihak yang memberikan informasi kepada media.

Kondisi tersebut kemudian memunculkan sejumlah pertanyaan mendasar.

Jika benar dana telah dicairkan, berapa jumlah yang telah digunakan? Kegiatan apa saja yang telah dilaksanakan? Siapa yang mengelola dan melakukan pembayaran? Serta bagaimana pencatatan dan pertanggungjawaban terhadap sisa anggaran?

Pertanyaan tersebut menjadi penting karena program ketahanan pangan merupakan bagian dari kegiatan desa yang menggunakan anggaran publik dan semestinya dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan perencanaan serta dokumen penganggaran yang berlaku.

Pengurus Diminta Jelaskan Keterlibatannya

Media juga memandang penting mendapatkan keterangan langsung dari Oki, Candra dan Sely selaku pengurus yang disebut dalam informasi tersebut.

Jika ketiganya memang ditetapkan melalui musyawarah atau keputusan resmi desa, maka perlu diketahui sejauh mana mereka dilibatkan dalam pelaksanaan program.

Termasuk apakah pengurus mengetahui jumlah anggaran, proses pencairan, kegiatan yang dilaksanakan, nilai belanja, serta posisi sisa dana.

Sebab, apabila seseorang dicantumkan sebagai pengurus suatu kegiatan, publik tentu berkepentingan mengetahui apakah fungsi kepengurusan tersebut benar-benar dijalankan atau sebatas tercantum dalam administrasi.

Bukan Sekadar Persoalan Nominal

Persoalan ini tidak semata-mata berkaitan dengan nominal sekitar Rp30 juta. Yang lebih penting adalah memastikan apakah program benar-benar berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat kepada masyarakat desa.

Apabila terdapat perbedaan antara struktur pengurus dengan pihak yang menjalankan atau mengelola kegiatan, Pemerintah Desa perlu menjelaskan dasar dan mekanismenya.

Demikian pula apabila masih terdapat dana yang belum digunakan, perlu dijelaskan bagaimana posisi dana tersebut dalam administrasi keuangan desa dan apa rencana pemanfaatannya.

Perlu Verifikasi, Bukan Kesimpulan

Media tidak menyimpulkan telah terjadi penyimpangan ataupun penyalahgunaan anggaran.

Informasi mengenai dugaan pengelolaan dana oleh Kepala Desa serta perkiraan penggunaan sekitar Rp3 juta masih merupakan informasi awal dari sumber yang perlu diverifikasi melalui dokumen dan keterangan pihak-pihak terkait.

Untuk itu, media membuka ruang konfirmasi kepada Kepala Desa Koto Simpai Kubang, pengurus Program Ketahanan Pangan, BPD, maupun pihak terkait lainnya guna memperoleh penjelasan yang utuh.

Hal yang perlu diperjelas antara lain pagu anggaran, sumber dana, waktu pencairan, rekening atau pihak yang menerima dana, kegiatan yang telah dilaksanakan, nilai realisasi, serta posisi sisa anggaran.

Pada akhirnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan informasi bahwa sebuah program telah dianggarkan. Masyarakat juga berhak mengetahui apa yang dilaksanakan, siapa yang melaksanakan, berapa anggaran yang digunakan, dan apa manfaatnya bagi masyarakat.

  • Penulis: Kepala Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 855
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Mahasiswa Rampungkan Pengabdian 40 Hari di Kecamatan Cibadak

    Mahasiswa Rampungkan Pengabdian 40 Hari di Kecamatan Cibadak

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 519
    • 0Komentar

    Lebak| Rangkaian kegiatan Praktik Kerja Nyata (PKN) STAI KH. Abdul Kabier (STAIKHA) Tahun 2025 resmi ditutup setelah mahasiswa menyelesaikan pengabdian selama 40 hari di wilayah Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak Acara penutupan sekaligus penarikan peserta PKN digelar di Aula Kantor Kecamatan Cibadak, Senin (29/12/2025). Penutupan PKN dilakukan secara resmi oleh Camat Cibadak, Yusup Atori, S.Pd., yang […]

  • Wali Kota Kendari Dapat Perhatian Khusus dari Ketum Golkar

    Wali Kota Kendari Dapat Perhatian Khusus dari Ketum Golkar

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 341
    • 0Komentar

    KENDARI – Suasana pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara yang digelar di salah satu hotel di Kota Kendari pada Minggu (2/11/2025). berlangsung meriah dan penuh keakraban. Acara ini menjadi momentum penting bagi Partai Golkar dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan arah strategi politik menghadapi agenda nasional ke depan. Menariknya, dalam kegiatan […]

  • Damkar Lebih dari Sekadar Memadamkan Api

    Damkar Lebih dari Sekadar Memadamkan Api

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Sungai Penuh, 5 November 2025 — Dinas Pemadam Kebakaran & Penyelamatan (Demkar) terus menunjukkan perannya yang tidak hanya terbatas pada memadamkan api, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan penyelamatan dan pelayanan masyarakat. Hal ini membuktikan bahwa Demkar adalah garda terdepan dalam menjaga keselamatan warga dan lingkungan sekitar. Salah satu aksi penyelamatan yang dilakukan adalah pada […]

  • Polres OKU Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H

    Polres OKU Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.BATU RAJA – POLRES OKU menggelar Gerakan Pangan Murah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Dalam program tersebut, Polres OKU bersama Perum Bulog dan pemerintah daerah menyalurkan berbagai sembako untuk warga ,sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. Kapolres OKU memimpin langsung kegiatan pemusatan Gerakan Pangan Murah yang berlangsung di […]

  • Tiga Persoalan Pengelolaan Dana Desa Koto Simpai Kubang Dipertanyakan: Ketahanan Pangan, Mesin Rumput dan BLT

    Tiga Persoalan Pengelolaan Dana Desa Koto Simpai Kubang Dipertanyakan: Ketahanan Pangan, Mesin Rumput dan BLT

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.KERINCI – Sejumlah informasi mengenai pengelolaan anggaran Desa Koto Simpai Kubang, Kecamatan Depati VII, Kabupaten Kerinci, disampaikan kepada media. Informasi tersebut menyangkut kegiatan ketahanan pangan, pengadaan mesin potong rumput, serta penyaluran BLT Desa Tahun 2025. Ketiga informasi tersebut kini menjadi bahan pertanyaan di tengah masyarakat, terutama menyangkut bagaimana anggaran direncanakan, dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan oleh pemerintah […]

expand_less