Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Program Ketahanan Pangan Koto Simpai Kubang Dipertanyakan, Pengurus Disebut Hanya “Menyandang Nama”

Program Ketahanan Pangan Koto Simpai Kubang Dipertanyakan, Pengurus Disebut Hanya “Menyandang Nama”

  • account_circle Kepala Redaksi
  • calendar_month Kam, 13 Agu 2026
  • visibility 173
  • comment 0 komentar

Kipasnews.com.Kerinci – Pengelolaan Program Ketahanan Pangan di Desa Koto Simpai Kubang, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, kembali menjadi perhatian. Informasi yang diterima media menyebut adanya dugaan ketidaksesuaian antara kepengurusan program dengan pelaksanaan serta pengelolaan anggarannya.

Berdasarkan keterangan sumber yang mengetahui persoalan tersebut, program ketahanan pangan di Desa Koto Simpai Kubang telah memiliki struktur kepengurusan, yakni Oki sebagai Ketua, Candra sebagai Sekretaris, dan Sely sebagai Bendahara.

Namun, menurut sumber, setelah anggaran program dicairkan, pengurus yang telah ditetapkan melalui rapat tersebut diduga tidak sepenuhnya dilibatkan dalam pengelolaan dana.

“Pengurusnya ada dan sudah ditunjuk melalui rapat. Tetapi setelah dana cair, pengurus hanya menyandang nama. Pengelolaan dana justru dilakukan oleh kepala desa,” ungkap sumber kepada media.

Dana Sekitar Rp30 Juta, Realisasi Dipertanyakan

Sumber menyebut anggaran program ketahanan pangan tersebut berada di kisaran Rp30 juta. Namun, penggunaannya disebut baru sekitar Rp3 juta, sementara keberadaan dan peruntukan sisa dana belum diketahui secara jelas oleh pihak yang memberikan informasi kepada media.

Kondisi tersebut kemudian memunculkan sejumlah pertanyaan mendasar.

Jika benar dana telah dicairkan, berapa jumlah yang telah digunakan? Kegiatan apa saja yang telah dilaksanakan? Siapa yang mengelola dan melakukan pembayaran? Serta bagaimana pencatatan dan pertanggungjawaban terhadap sisa anggaran?

Pertanyaan tersebut menjadi penting karena program ketahanan pangan merupakan bagian dari kegiatan desa yang menggunakan anggaran publik dan semestinya dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan perencanaan serta dokumen penganggaran yang berlaku.

Pengurus Diminta Jelaskan Keterlibatannya

Media juga memandang penting mendapatkan keterangan langsung dari Oki, Candra dan Sely selaku pengurus yang disebut dalam informasi tersebut.

Jika ketiganya memang ditetapkan melalui musyawarah atau keputusan resmi desa, maka perlu diketahui sejauh mana mereka dilibatkan dalam pelaksanaan program.

Termasuk apakah pengurus mengetahui jumlah anggaran, proses pencairan, kegiatan yang dilaksanakan, nilai belanja, serta posisi sisa dana.

Sebab, apabila seseorang dicantumkan sebagai pengurus suatu kegiatan, publik tentu berkepentingan mengetahui apakah fungsi kepengurusan tersebut benar-benar dijalankan atau sebatas tercantum dalam administrasi.

Bukan Sekadar Persoalan Nominal

Persoalan ini tidak semata-mata berkaitan dengan nominal sekitar Rp30 juta. Yang lebih penting adalah memastikan apakah program benar-benar berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat kepada masyarakat desa.

Apabila terdapat perbedaan antara struktur pengurus dengan pihak yang menjalankan atau mengelola kegiatan, Pemerintah Desa perlu menjelaskan dasar dan mekanismenya.

Demikian pula apabila masih terdapat dana yang belum digunakan, perlu dijelaskan bagaimana posisi dana tersebut dalam administrasi keuangan desa dan apa rencana pemanfaatannya.

Perlu Verifikasi, Bukan Kesimpulan

Media tidak menyimpulkan telah terjadi penyimpangan ataupun penyalahgunaan anggaran.

Informasi mengenai dugaan pengelolaan dana oleh Kepala Desa serta perkiraan penggunaan sekitar Rp3 juta masih merupakan informasi awal dari sumber yang perlu diverifikasi melalui dokumen dan keterangan pihak-pihak terkait.

Untuk itu, media membuka ruang konfirmasi kepada Kepala Desa Koto Simpai Kubang, pengurus Program Ketahanan Pangan, BPD, maupun pihak terkait lainnya guna memperoleh penjelasan yang utuh.

Hal yang perlu diperjelas antara lain pagu anggaran, sumber dana, waktu pencairan, rekening atau pihak yang menerima dana, kegiatan yang telah dilaksanakan, nilai realisasi, serta posisi sisa anggaran.

Pada akhirnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan informasi bahwa sebuah program telah dianggarkan. Masyarakat juga berhak mengetahui apa yang dilaksanakan, siapa yang melaksanakan, berapa anggaran yang digunakan, dan apa manfaatnya bagi masyarakat.

  • Penulis: Kepala Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Gabungan, Komisi-Komisi Sampaikan Laporan Hasil Pembahasan LKPJ 2025

    Rapat Gabungan, Komisi-Komisi Sampaikan Laporan Hasil Pembahasan LKPJ 2025

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.SUNGAI PENUH – DPRD Kota Sungai Penuh gelar rapat gabungan dengan agenda penyampaian laporan hasil pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Walikota Sungai Penuh Tahun Anggaran 2025, Senin (20/04). Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Hardizal, S.Sos.,MH didampingi Wakil Ketua II Emrizal, S.Pt serta dihadiri oleh para anggota dewan, Tim Asistensi dan jajaran SKPD terkait. […]

  • Perdebatan di Pasar Tanjung Bajure, Warga Minta Dishub Tunjukkan Surat Tugas Baru

    Perdebatan di Pasar Tanjung Bajure, Warga Minta Dishub Tunjukkan Surat Tugas Baru

    • calendar_month Sel, 11 Agu 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.SUNGAI PENUH – Adu argumen sempat terjadi antara seorang pengunjung Pasar Tanjung Bajure dengan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sungai Penuh saat pelaksanaan pengelolaan parkir di depan Pasar Tanjung Bajure, Selasa (11/8/2026). Perdebatan itu terjadi setelah seorang warga berinisial S mempertanyakan dasar administrasi petugas Dishub dalam melakukan pengelolaan parkir pada hari tersebut. Menurut keterangan S […]

  • The Best Productivity Tools for Remote Work

    The Best Productivity Tools for Remote Work

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle ptmbi
    • visibility 777
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Lagi – lagi SPBU 24.371.20 Pelayang Raya Disinyalir 450 Juta per Bulan Pungli

    Lagi – lagi SPBU 24.371.20 Pelayang Raya Disinyalir 450 Juta per Bulan Pungli

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 495
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.SUNGAI PENUH – SPBU 24.371.20 Pelayang Raya terletak di wilayah Kelurahan Pelayang Raya, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, Jambi 37111 diduga pasok Bahan Bakar Minyak Subsidi Bio Solar ke mafia BBM Subsidi. Minggu (07/06/2026) Duggan permainan BBM Subsidi (Bio Solar) SPBU 24.371.20 Pelayang Raya tahun ke tahun terus bergulir dugaan permainan BBM Subsidi, berbagai […]

  • Direktur RSUD Cari “Suaka” Klarifikasi ke Media Lain? Langkah Dr. Rofi Irman Dinilai Kurang Etika

    Direktur RSUD Cari “Suaka” Klarifikasi ke Media Lain? Langkah Dr. Rofi Irman Dinilai Kurang Etika

    • calendar_month Ming, 14 Jun 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.SUNGAI PENUH – Sikap Direktur RSUD Mayjen H.A. Thalib, dr. Rofi Irman, Sp.PD, menuai sorotan setelah memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai penggunaan slogan “JUARA” pada identitas RSUD kepada media lain, bukan kepada media yang pertama kali mempublikasikan berita tersebut. Langkah tersebut dinilai sejumlah kalangan sebagai tindakan yang tidak lazim dalam praktik hubungan media. Sebab, secara […]

  • Rumah Warga Kampung Kadu hejo Ludes Terbakar

    Rumah Warga Kampung Kadu hejo Ludes Terbakar

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 536
    • 0Komentar

    KipasNews_ KAB.SERANG-Kebakaran satu rumah di Kampung Kadu Hejo RT 010 RW 003 Desa Bojong Nangka Kecamatan Petir Kabupaten Serang  Banten. Menurut informasi Kronologis kebakaran Pada hari Jumat sekira pukul 02:00 Wib, telah terjadi kebakaran diakibatkan oleh konsleting listrik menyebabkan kerugian kurang lebih 100jt, selain itu dokumen penting seperti, KTP, KK, Ijazah anak, Akta lahir, dan […]

expand_less