Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Tiga Persoalan Pengelolaan Dana Desa Koto Simpai Kubang Dipertanyakan: Ketahanan Pangan, Mesin Rumput dan BLT

Tiga Persoalan Pengelolaan Dana Desa Koto Simpai Kubang Dipertanyakan: Ketahanan Pangan, Mesin Rumput dan BLT

  • account_circle Kepala Redaksi
  • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
  • visibility 235
  • comment 0 komentar

Kipasnews.com.KERINCI – Sejumlah informasi mengenai pengelolaan anggaran Desa Koto Simpai Kubang, Kecamatan Depati VII, Kabupaten Kerinci, disampaikan kepada media. Informasi tersebut menyangkut kegiatan ketahanan pangan, pengadaan mesin potong rumput, serta penyaluran BLT Desa Tahun 2025.

Ketiga informasi tersebut kini menjadi bahan pertanyaan di tengah masyarakat, terutama menyangkut bagaimana anggaran direncanakan, dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan oleh pemerintah desa.

Ketahanan Pangan Rp30 Juta, Realisasi Disebut Sekitar Rp3 Juta

Informasi pertama berkaitan dengan program ketahanan pangan yang disebut memiliki anggaran sekitar Rp30 juta.

Menurut informasi yang diterima media, kegiatan tersebut sebelumnya telah dibahas melalui musyawarah dan telah ditentukan pengurus atau pelaksananya.

Namun dalam pelaksanaannya disebut terjadi perubahan. Pihak yang sebelumnya ditunjuk melalui musyawarah tidak lagi menjadi pelaksana, kemudian muncul pelaksana yang disebut ditentukan oleh Kepala Desa.

Informasi selanjutnya menyebutkan anggaran sekitar Rp30 juta tersebut diarahkan untuk kegiatan tanam jagung, sementara nilai kegiatan yang diinformasikan kepada media disebut hanya sekitar Rp3 juta.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan: bagaimana realisasi keseluruhan anggaran sekitar Rp30 juta tersebut?

Apakah terdapat kegiatan lain, perubahan kegiatan, atau perubahan penggunaan anggaran?

Anggaran Mesin Potong Rumput Rp10 Juta

Persoalan kedua menyangkut pengadaan mesin potong rumput.

Informasi yang diterima media menyebutkan terdapat anggaran sekitar Rp10 juta untuk pengadaan mesin tersebut. Namun, harga mesin dengan spesifikasi yang diinformasikan kepada media disebut berada di kisaran Rp3 juta.

Pembelian juga disebut dilakukan melalui platform belanja daring.

Perbedaan tersebut menjadi pertanyaan mengenai berapa sebenarnya harga barang yang dibeli, berapa unit yang dibeli, spesifikasinya, serta berapa nilai yang benar-benar dibayarkan dari anggaran desa.

Apabila Rp10 juta merupakan pagu anggaran dan realisasinya lebih rendah, masyarakat juga berhak mengetahui berapa nilai realisasi sebenarnya.

BLT 2025, Muncul Informasi Dugaan Potongan Rp200 Ribu

Persoalan ketiga berkaitan dengan BLT Desa Tahun 2025.

Media menerima informasi bahwa penerima disebut mendapatkan BLT sebesar Rp900 ribu, namun muncul informasi mengenai dugaan pemotongan Rp200 ribu.

Dalam informasi tersebut juga disebutkan adanya penerima yang diantar ke rumah, sementara penerima lainnya disebut datang ke rumah Kepala Desa.

Jika informasi tersebut benar, masyarakat tentu perlu mengetahui apa dasar pemotongan, siapa yang melakukan, apakah penerima memberikan persetujuan, serta untuk kepentingan apa uang tersebut digunakan.

GNPK RI: Masyarakat Berhak Mengetahui Penggunaan Anggaran Desa

Informasi yang disampaikan kepada media tersebut menjadi bagian dari perhatian GNPK RI dalam mendorong pengawasan masyarakat terhadap penggunaan keuangan desa.

GNPK RI menilai masyarakat memiliki hak untuk mengetahui bagaimana anggaran desa digunakan, mulai dari perencanaan, penetapan kegiatan, pelaksanaan, pencairan hingga pertanggungjawaban.

“Masyarakat jangan hanya melihat hasil akhirnya. Yang harus dilihat adalah bagaimana uang itu direncanakan, siapa yang mengelola, berapa yang dibelanjakan dan apa manfaatnya bagi masyarakat,” demikian tanggapan GNPK RI.

Menurut GNPK RI, keterbukaan pemerintah desa diperlukan agar masyarakat dapat mengetahui apakah penggunaan anggaran benar-benar diarahkan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa.

Masyarakat Koto Simpai Berhak Bertanya

Persoalan tersebut pada akhirnya bukan semata-mata tentang kepala desa, melainkan menyangkut uang desa dan kepentingan masyarakat.

Masyarakat Koto Simpai Kubang berhak mengetahui apakah anggaran ketahanan pangan sekitar Rp30 juta telah direalisasikan sesuai perencanaan, berapa sebenarnya nilai pengadaan mesin potong rumput, serta bagaimana penyaluran BLT Desa Tahun 2025 dilaksanakan.

Informasi yang disampaikan kepada media ini diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menelaah dan ikut mengawasi pengelolaan anggaran desa, bukan sekadar menerima informasi mengenai hasil kegiatan.

Jika seluruh kegiatan telah dilaksanakan sesuai ketentuan, maka keterbukaan dan dokumen pertanggungjawaban dapat menjadi jawaban atas pertanyaan masyarakat.

 

  • Penulis: Kepala Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Pusar Sambangi Kantor DPRD OKU

    Warga Pusar Sambangi Kantor DPRD OKU

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 478
    • 0Komentar

    Kipasnews com.Batu Raja – Sejumlah tokoh masyarakat Desa Pusar Kecamatan Baturaja Barat kompak mendatangi Gedung DPRD OKU, selasa 27/1/2026. Kedatangan warga guna mengadukan permasalahan di desa mereka. Kedatangan sejumlah tokoh masyarakat yang terdiri dari sejumlah tokoh pemerintahan dan tokoh masyarakat mendatangi wakil mereka di gedung DPRD OKU guna menyampaikan keluhan masyarakat dan mosi tidak percaya terhadap […]

  • Wali Kota Kendari Dapat Perhatian Khusus dari Ketum Golkar

    Wali Kota Kendari Dapat Perhatian Khusus dari Ketum Golkar

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 375
    • 0Komentar

    KENDARI – Suasana pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara yang digelar di salah satu hotel di Kota Kendari pada Minggu (2/11/2025). berlangsung meriah dan penuh keakraban. Acara ini menjadi momentum penting bagi Partai Golkar dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan arah strategi politik menghadapi agenda nasional ke depan. Menariknya, dalam kegiatan […]

  • Polres OKU Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H

    Polres OKU Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.BATU RAJA – POLRES OKU menggelar Gerakan Pangan Murah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Dalam program tersebut, Polres OKU bersama Perum Bulog dan pemerintah daerah menyalurkan berbagai sembako untuk warga ,sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. Kapolres OKU memimpin langsung kegiatan pemusatan Gerakan Pangan Murah yang berlangsung di […]

  • PT Joe Manpower Internasional Cabang Cilacap Beri Bantuan Beras hingga Pakaian untuk Korban Longsor 

    PT Joe Manpower Internasional Cabang Cilacap Beri Bantuan Beras hingga Pakaian untuk Korban Longsor 

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 464
    • 0Komentar

    KIPASNEWS-CILACAP – Peristiwa longsor yang terjadi di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah menyita perhatian banyak pihak untuk membantu para korban maupun warga terdampak. Salah satunya dari PT Joe Manpower Internasional Cabang Cilacap. Untuk membantu meringankan beban dan sebagai wujud kepedulian atas musibah yang terjadi, perusahaan yang bergerak di bidang jasa perekrutan pekerja […]

  • Vk Kapan Ditangkap Rokok BBM & Pupuk Illegal

    Vk Kapan Ditangkap Rokok BBM & Pupuk Illegal

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.KERINCI – Gudang penyimpanan rokok ilegal, Pupuk dan BBM Bio solar di Desa Air Panas Semurup, Air Hangat Barat, Kabupaten Kerinci, dikabarkan telah Lama beroperasi. Kamis (04/06/2026). Sebelumnya berhasil diungkap Tim Opsnal Polres Kerinci pada Minggu (04/09/2022) lalu. Dalam pengungkapan tersebut, ratusan dus rokok illegal, 200 derigen BBM solar dan puluhan karung pupuk bersubsidi ditemukan […]

  • LSM GAN Siap Gelar Aksi di Kejagung, Soroti Mandeknya Kasus Perusakan Ruko

    LSM GAN Siap Gelar Aksi di Kejagung, Soroti Mandeknya Kasus Perusakan Ruko

    • calendar_month Sel, 18 Agu 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.JAKARTA – Lembaga Swadaya Masyarakat Geliat Anak Negeri (LSM GAN) resmi melayangkan surat pemberitahuan aksi unjuk rasa ke Polda Metro Jaya pada Selasa, 18 Agustus 2026. Langkah ini diambil sebagai respons atas lambannya penanganan kasus dugaan tindak pidana perusakan ruko di wilayah hukum Kejaksaan Negeri (Kejari) Muaro Jambi yang dinilai membeku selama lebih dari satu […]

expand_less