Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Diduga Pemkab Kerinci Tutup Mata Terkait Perizinan Villa Bukit Tirai Embun di Kawasan Hutan Produksi

Diduga Pemkab Kerinci Tutup Mata Terkait Perizinan Villa Bukit Tirai Embun di Kawasan Hutan Produksi

  • account_circle Kepala Redaksi
  • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
  • visibility 421
  • comment 0 komentar

Kipasnews.com.KERINCI – Polemik keberadaan Villa Bukit Tirai Embun di Desa Danau Tinggi, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, terus menjadi perhatian publik. Selain persoalan legalitas kehutanan, masyarakat kini juga menyoroti sikap Pemerintah Kabupaten Kerinci terkait keberadaan bangunan usaha yang disebut berada di kawasan hutan produksi tersebut.

Berdasarkan keterangan Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Provinsi Jambi Wilayah Kerinci dan Sungai Penuh, Lidya Puspita, S.Hut, lokasi Villa Bukit Tirai Embun berada di kawasan hutan produksi.

Menurut Lidya, pihak manajemen Villa Bukit Tirai Embun telah tiga kali mengajukan izin ke Kementerian Kehutanan. Namun hingga kini permohonan tersebut belum memperoleh persetujuan karena belum adanya dasar regulasi pemberian izin pembangunan villa atau usaha sejenis di kawasan hutan produksi.

“Secara aturan, sampai sekarang belum ada dasar pemberian izin untuk pembangunan villa di kawasan hutan produksi,” ujar Lidya beberapa waktu lalu.

Selain persoalan izin kehutanan, informasi yang diperoleh wartasatu.info dari Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Kerinci sebelumnya juga menyebut lokasi bangunan tersebut tidak sesuai dengan peruntukan kawasan dalam RTRW untuk pembangunan bangunan usaha permanen.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan masyarakat terkait kepastian hukum dan pengawasan terhadap bangunan usaha yang telah lama berdiri dan beroperasi di kawasan hutan produksi.

Sebagian masyarakat menilai pemerintah daerah bersama instansi terkait perlu mengambil langkah koordinatif guna memastikan seluruh aktivitas usaha di daerah berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan dampak terhadap fungsi kawasan hutan.

Publik juga berharap persoalan tersebut ditangani secara terbuka dan profesional agar tidak menimbulkan kesan adanya pembiaran terhadap bangunan usaha yang hingga kini disebut belum memperoleh persetujuan dari Kementerian Kehutanan.

Sebagaimana amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Karena itu, pengelolaan kawasan kehutanan diharapkan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat luas, kelestarian lingkungan, dan kepastian hukum.

Publik kini menunggu sikap dan langkah Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam memastikan kepastian hukum, kesesuaian tata ruang, serta perlindungan fungsi kawasan hutan terkait keberadaan Villa Bukit Tirai Embun.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Bupati Kerinci, Monadi, belum memberikan tanggapan resmi terkait polemik tersebut meski sebelumnya telah dikonfirmasi wartasatu.info melalui pesan WhatsApp.

  • Penulis: Kepala Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh Disorot, Upah Pekerja Dipertanyakan?

    Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh Disorot, Upah Pekerja Dipertanyakan?

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.SUNGAI PENUH – Pembangunan Pasar Beringin Kota Sungai Penuh yang menelan anggaran puluhan miliar rupiah kembali menjadi sorotan. Proyek dengan masa kontrak 300 hari sejak Oktober 2025 dan ditargetkan rampung Agustus 2026 itu disebut baru mencapai sekitar 60 persen. Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah bagian bangunan masih dalam tahap pengerjaan. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran target […]

  • Wakil Ketua I DPRD Hardizal Hadiri Upacara Peringatan Hardiknas 2026

    Wakil Ketua I DPRD Hardizal Hadiri Upacara Peringatan Hardiknas 2026

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Kipasnews.con.SUNGAI PENUH – Wakil Ketua I DPRD Kota Sungai Penuh, Hardizal, S.Sos., MH menghadiri Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Merdeka, Sabtu (02/05). Upacara tersebut dipimpin langsung Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH. Turut hadir Wakil Walikota Azhar Hamzah, Ketua Komisi I DPRD Dahkir Yahya, S.Pd.,MM, Forkopimda, Sekda, Bunda […]

  • Dalih Kemanusiaan Mesin Pompa Air di Pinjamkan Untuk Penggilingan Padi

    Dalih Kemanusiaan Mesin Pompa Air di Pinjamkan Untuk Penggilingan Padi

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 468
    • 0Komentar

    KOTA SERANG| Diketahui Kelompok Mekar Serempak 4, mendapatkan bantuan traktor dan Pompa Air dengan ukuran 16 PK, menurut keterangan warga bahwa bantuan tersebut di alihkan ke luar wilayah Kota Serang, Saat dikonfirmasi Ketua Kelompok Mekar Serempak 4 Sukri, mengatakan bahwa untuk bantuan traktor didapatnya pada tahun 2011, dari Aspirasi Dewan, sedangkan untuk bantuan Pompa Air […]

  • Bupati Konut Buka Resmi Pekan Olahraga dan PORSENI PGRI

    Bupati Konut Buka Resmi Pekan Olahraga dan PORSENI PGRI

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 389
    • 0Komentar

    “Rangka HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional tingkat Konawe Utara” KONAWE UTARA|Bupati Konawe Utara (Konut), H. Ikbar, S.H., M.H,Menghadiri upacara sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) PGRI dalam rangka HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional tingkat Kabupaten Konawe Utara.Kegiatan akbar ini dipusatkan di Lapangan Kecamatan Oheo, juga dihadiri oleh Jajaran […]

  • Heboh Malam Jumat di Permanti, Warga Amankan Pria & Seorang Janda

    Heboh Malam Jumat di Permanti, Warga Amankan Pria & Seorang Janda

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 1.056
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.SUNGAI PENUH – Sebuah peristiwa yang diduga melibatkan seorang pria dan seorang janda di Desa Permanti, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, viral di media sosial pada Jumat malam (7/5/2026). Berdasarkan informasi yang beredar di tengah masyarakat, keduanya disebut-sebut tertangkap basah oleh warga pada malam hari. Kejadian tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar hingga ramai […]

  • Hari Pertama, Komisi DPRD Kota Sungai Penuh Mulai Pembahasan LKPJ Tahun Anggaran 2025

    Hari Pertama, Komisi DPRD Kota Sungai Penuh Mulai Pembahasan LKPJ Tahun Anggaran 2025

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Kipasnesw.com.SUNGAI PENUH – Komisi-komisi DPRD Kota Sungai Penuh mulai melaksanakan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Sungai Penuh Tahun Anggaran 2025 bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, pada hari pertama, Rabu (08/04). Pembahasan LKPJ ini dijadwalkan berlangsung mulai 8 April hingga 17 April 2026. Tahapan ini merupakan bagian penting dalam rangka evaluasi kinerja pemerintah […]

expand_less