Mahasiswa Rampungkan Pengabdian 40 Hari di Kecamatan Cibadak
- account_circle Kepala Redaksi
- calendar_month Sel, 30 Des 2025
- visibility 481
- comment 0 komentar

Lebak| Rangkaian kegiatan Praktik Kerja Nyata (PKN) STAI KH. Abdul Kabier (STAIKHA) Tahun 2025 resmi ditutup setelah mahasiswa menyelesaikan pengabdian selama 40 hari di wilayah Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak
Acara penutupan sekaligus penarikan peserta PKN digelar di Aula Kantor Kecamatan Cibadak, Senin (29/12/2025).
Penutupan PKN dilakukan secara resmi oleh Camat Cibadak, Yusup Atori, S.Pd., yang sekaligus menandai berakhirnya masa pengabdian mahasiswa STAIKHA di lima Deesa, diantaranya Desa Asem, Bojong Cae, Cimenteng, Panancangan, dan Pasar Keong.
Sebanyak 53 mahasiswa terlibat dalam kegiatan PKN tahun ini dengan model tinggal bersama masyarakat desa.
Dalam sambutannya, Camat Cibadak Yusup Atori menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa PKN STAIKHA yang telah berbaur dan berkontribusi dalam berbagai kegiatan desa.
” Kami menilai keberadaan mahasiswa memberi nilai tambah, terutama dalam mendukung aktivitas pemerintahan desa, kegiatan sosial, serta pendampingan masyarakat,” ucap Yusuf Camat Cibadak
Ditempat yang sama Ketua STAI KH. Abdul Kabier, Dr.H. A. Yury Alam Fathallah, M.Ag., dalam sambutannya menegaskan bahwa PKN merupakan bagian penting dari proses pendidikan mahasiswa. Menurutnya, PKN bukan sekadar kegiatan pengabdian, tetapi ruang belajar nyata bagi mahasiswa untuk memahami kehidupan sosial masyarakat.
Sementara itu, ketua panitia PKN STAIKHA, Farid Ma’ruf, M.Hum., menyampaikan bahwa PKN dirancang sebagai ruang belajar mahasiswa untuk memahami dinamika masyarakat secara nyata.
” Mahasiswa tidak diarahkan untuk datang membawa solusi instan, tetapi belajar membaca kebutuhan desa dan bekerja bersama masyarakat.
Selama di lokasi PKN, kegiatan mahasiswa difokuskan pada tiga bidang utama, yaitu penyelenggaraan pemerintahan desa, pemberdayaan masyarakat, serta Pendidikan, Sosial, Budaya, dan Keagamaan (PSBK),” jelas Farid
Dikatakan Farid bahwa pada bidang Pemerintahan Desa, mahasiswa terlibat dalam pendampingan administrasi, dokumentasi kegiatan, serta membantu kelancaran pelayanan desa seperti di bidang pemberdayaan masyarakat, mahasiswa melaksanakan kegiatan edukatif dan sosial yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan desa. Sementara pada bidang PSBK, mahasiswa aktif dalam kegiatan pendidikan nonformal, keagamaan, dan sosial kemasyarakatan.
” Jadi selain program-program tersebut, mahasiswa PKN juga melaksanakan kegiatan sosial-keagamaan di desa binaan masing-masing. Jika direkap secara keseluruhan, selama pelaksanaan PKN mahasiswa telah menyalurkan sekitar 500 mushaf Al-Qur’an serta memberikan santunan kepada lebih dari 200 anak yatim di desa-desa lokasi pengabdian,” kata Farid
Lebih lanjut Farid melalui kegiatan PKN STAI KH. Abdul Kabier berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga pembelajaran sosial dan kemasyarakatan yang menjadi bekal penting dalam kehidupan bermasyarakat di masa mendatang.
” Kami harap dengan berakhirnya kegiatan PKN ini, mahasiswa STAI KH. Abdul Kabier akan melanjutkan tahapan akademik berikutnya, termasuk penyusunan laporan dan evaluasi kegiatan, selain itu juga berharap kerja sama antara STAIKHA dengan pemerintah kecamatan cibadak dan pemerintah desa dapat terus terjalin pada kegiatan-kegiatan selanjutnya,” tutup Farid
- Penulis: Kepala Redaksi
