Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » DUGAAN PUNGLI P3-TGAI KERINCI Rp61 JUTA PER PAKET? MUTU IRIGASI TERANCAM

DUGAAN PUNGLI P3-TGAI KERINCI Rp61 JUTA PER PAKET? MUTU IRIGASI TERANCAM

  • account_circle Kepala Redaksi
  • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
  • visibility 213
  • comment 0 komentar

Kipasnews.com.KERINCI — Dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh kian meresahkan.

Pasalnya, dugaan pungli yang terjadi pada program P3-TGAI Kerinci–Sungai Penuh tahun 2026 kali ini dikhawatirkan mengancam mutu proyek secara signifikan.

Berdasarkan penelusuran pemberitaan sebelumnya, dugaan pungutan liar tersebut dilaporkan mencapai Rp61 juta per paket untuk total 99 paket pengerjaan yang tersebar di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Skandal ini pun disebut-sebut menyeret sejumlah nama penting, mulai dari Edi Purwanto (Anggota DPR RI selaku pemilik Pokir), Joni Ependi (oknum anggota DPRD Kabupaten Kerinci), hingga terendus adanya keterlibatan Edison selaku Ketua PAC PDI Perjuangan Kabupaten Kerinci.

Dampak Nyata bagi Petani dan Infrastruktur

Praktik culas ini dinilai tidak hanya mencederai tata kelola anggaran negara, tetapi juga membawa dampak destruktif bagi sektor pertanian. Berbagai konsekuensi negatif yang mengancam meliputi:

Penurunan Kualitas Fisik: Pungutan dalam jumlah besar memaksa kelompok penerima memutar otak, yang berpotensi memangkas volume atau mutu material agar anggaran konstruksi tetap mencukupi.

Kerusakan Dini: Saluran irigasi berisiko besar tidak sesuai spesifikasi teknis, memiliki umur konstruksi yang pendek, dan cepat mengalami kerusakan.

Ancaman Produktivitas Pertanian: Manfaat irigasi yang tidak maksimal otomatis menghambat kelancaran pasokan air ke lahan petani, yang pada akhirnya menurunkan produktivitas hasil panen dalam jangka panjang.

Desakan Penegakan Hukum yang Transparan

Publik kini menanti ketegasan dan keseriusan aparat penegak hukum (APH). Jika dugaan pungli ini terbukti benar, penindakan tegas mutlak dilakukan demi menjaga integritas keuangan negara. Sebaliknya, jika tuduhan tersebut tidak terbukti, hasil penyelidikan yang transparan tetap diperlukan agar tidak terjadi penghakiman sepihak di ruang publik.

Hingga berita ini diturunkan, Edi Purwanto (Anggota DPR RI selaku pemilik Pokir), Joni Ependi (Anggota DPRD Kabupaten Kerinci), hingga Edison (Ketua PAC PDI Perjuangan Kabupaten Kerinci) yang dituding terlibat dalam dugaan pungli P3-TGAI ini belum memberikan keterangan resmi terkait permasalahan tersebut. (Tim)

  • Penulis: Kepala Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPHP Dinilai Tak Mampu Untuk Menindak Tegas Villa Bukit Tirai Embun

    KPHP Dinilai Tak Mampu Untuk Menindak Tegas Villa Bukit Tirai Embun

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.KERINCI – Beranda KPHP Dinilai Tak Berdaya Tindak Villa Bukit Tirai Embun, Meski Izin Tiga Kali Ditolak dan Sudah Ada Surat Peringatan Tidak Boleh Operasi dari Kemenhut KPHP Dinilai Tak Berdaya Tindak Villa Bukit Tirai Embun, Meski Izin Tiga Kali Ditolak dan Sudah Ada Surat Peringatan Tidak Boleh Operasi dari Kemenhut Redaksi Warta SatuMei 26, […]

  • LSM GAN Siap Gelar Aksi di Kejagung, Soroti Mandeknya Kasus Perusakan Ruko

    LSM GAN Siap Gelar Aksi di Kejagung, Soroti Mandeknya Kasus Perusakan Ruko

    • calendar_month Sel, 18 Agu 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.JAKARTA – Lembaga Swadaya Masyarakat Geliat Anak Negeri (LSM GAN) resmi melayangkan surat pemberitahuan aksi unjuk rasa ke Polda Metro Jaya pada Selasa, 18 Agustus 2026. Langkah ini diambil sebagai respons atas lambannya penanganan kasus dugaan tindak pidana perusakan ruko di wilayah hukum Kejaksaan Negeri (Kejari) Muaro Jambi yang dinilai membeku selama lebih dari satu […]

  • Polres OKU Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H

    Polres OKU Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.BATU RAJA – POLRES OKU menggelar Gerakan Pangan Murah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Dalam program tersebut, Polres OKU bersama Perum Bulog dan pemerintah daerah menyalurkan berbagai sembako untuk warga ,sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. Kapolres OKU memimpin langsung kegiatan pemusatan Gerakan Pangan Murah yang berlangsung di […]

  • Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

    Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.SUNGAI PENUH – Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa, S.Sos., MM menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Senin (01/06). Kegiatan yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” tersebut dihadiri oleh Walikota Alfin, SH, Wakil Walikota Azhar Hamzah, unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kota Sungai […]

  • Konsumen Non Subsidi SPBU 24.371.46 Kumun Mengeluh, Karena Pelangsir BBM Subsidi 

    Konsumen Non Subsidi SPBU 24.371.46 Kumun Mengeluh, Karena Pelangsir BBM Subsidi 

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.SUNGAI PENUH – SPBU 24.371.46 Kumun di Jalan Depati Parbo, Desa Air Teluh, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, Jambi dikeluhkan konsumen. Minggu (31/05/2026). Pasalnya, konsumen SPBU 24.371.46 saat mengisi BBM Non Subsidi harus ikuti antrian pengisian BBM Subsidi. Dilokasi tidak ada pengatur jalan, antrian sembrawutan, apalagi lokasi SPBU 24.371.46 berada dijalan utama status jalan […]

  • TRAFIK LIGHT DI SUNGAI PENUH TIDAK MENYALA, PEMKOT TUTUP MATA?

    TRAFIK LIGHT DI SUNGAI PENUH TIDAK MENYALA, PEMKOT TUTUP MATA?

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.SUNGAI PENUH – Keberadaan lampu lalu lintas (trafik light) di Kota Sungai Penuh yang tidak berfungsi kembali menjadi perhatian masyarakat. Fasilitas yang seharusnya berperan mengatur arus kendaraan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan itu terlihat tidak menyala, sehingga memunculkan berbagai pertanyaan dari warga. Sejumlah pengguna jalan mengaku khawatir dengan kondisi tersebut, terutama pada jam-jam sibuk ketika […]

expand_less