Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » KPHP Dinilai Tak Mampu Untuk Menindak Tegas Villa Bukit Tirai Embun

KPHP Dinilai Tak Mampu Untuk Menindak Tegas Villa Bukit Tirai Embun

  • account_circle Kepala Redaksi
  • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
  • visibility 235
  • comment 0 komentar

Kipasnews.com.KERINCI – Beranda KPHP Dinilai Tak Berdaya Tindak Villa Bukit Tirai Embun, Meski Izin Tiga Kali Ditolak dan Sudah Ada Surat Peringatan Tidak Boleh Operasi dari Kemenhut

KPHP Dinilai Tak Berdaya Tindak Villa Bukit Tirai Embun, Meski Izin Tiga Kali Ditolak dan Sudah Ada Surat Peringatan Tidak Boleh Operasi dari Kemenhut

Redaksi Warta SatuMei 26, 2026

Kerinci, wartasatu.info – Keberadaan Villa Bukit Tirai Embun di Desa Danau Tinggi, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, kembali menjadi sorotan publik. Bangunan usaha yang disebut berada di kawasan hutan produksi itu hingga kini masih tetap beroperasi, meski pengajuan izin ke Kementerian Kehutanan telah tiga kali tidak memperoleh persetujuan.

Sorotan tajam kini mengarah kepada lemahnya pengawasan dan tindakan dari Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Provinsi Jambi Wilayah Kerinci dan Sungai Penuh terhadap keberadaan villa tersebut.

Berdasarkan keterangan Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTD KPHP Provinsi Jambi Wilayah Kerinci dan Sungai Penuh, Lidya Puspita, S.Hut, lokasi Villa Bukit Tirai Embun memang berada di kawasan hutan produksi.

“Manajemen Villa Bukit Tirai Embun selama ini telah tiga kali mengajukan izin ke kementerian kehutanan, namun belum mendapatkan persetujuan,” ujar Lidya saat dikonfirmasi wartasatu.info.

Menurutnya, hingga saat ini belum terdapat dasar regulasi yang dapat menjadi landasan pemberian izin pembangunan villa atau usaha sejenis di kawasan hutan produksi.

“Secara aturan, sampai sekarang belum ada dasar pemberian izin untuk pembangunan villa di kawasan hutan produksi,” jelasnya.

Meski demikian, aktivitas usaha Villa Bukit Tirai Embun disebut masih terus berjalan hingga saat ini.

Informasi yang diperoleh wartasatu.info menyebutkan bahwa pada tahun 2024 pihak kehutanan telah memberikan surat peringatan agar villa tersebut tidak beroperasi. Namun hingga kini, aktivitas usaha di lokasi tersebut disebut masih tetap berlangsung.

Kondisi tersebut memunculkan penilaian di tengah masyarakat bahwa KPHP Wilayah Kerinci dan Sungai Penuh dinilai belum mampu mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan usaha di kawasan hutan produksi yang hingga kini belum memperoleh persetujuan dari Kementerian Kehutanan.

Publik mempertanyakan efektivitas pengawasan kawasan hutan produksi apabila bangunan usaha yang telah beberapa kali ditolak izinnya dan telah diberikan surat peringatan untuk tidak beroperasi masih tetap menjalankan aktivitas usaha.

Sebagian masyarakat bahkan mulai mendorong agar persoalan tersebut langsung diadukan ke Kementerian Kehutanan dan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Gakkum) di tingkat pusat agar dilakukan pemeriksaan dan peninjauan lapangan.

Menurut warga, langkah tersebut dinilai penting agar persoalan keberadaan bangunan usaha di kawasan hutan produksi mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat dan tidak dianggap sebagai persoalan biasa di tingkat daerah.

“Masyarakat berharap kementerian turun langsung agar ada kepastian hukum dan pengawasan di bawah benar-benar berjalan,” ujar salah seorang warga.

Warga juga berharap langkah pemerintah pusat nantinya dapat memberikan kejelasan terkait keberadaan bangunan usaha di kawasan hutan produksi agar tidak menimbulkan kesan aturan hanya berlaku bagi masyarakat kecil.

Di sisi lain, masyarakat berharap pemerintah dan pihak kehutanan dapat mengambil langkah sesuai kewenangan masing-masing demi menjaga fungsi kawasan hutan produksi serta memastikan seluruh aktivitas usaha berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Sebagaimana amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Karena itu, pengelolaan kawasan hutan diharapkan tetap mengedepankan kepentingan publik, kelestarian lingkungan, dan kepastian hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola Villa Bukit Tirai Embun belum memberikan tanggapan resmi terkait masih beroperasinya villa tersebut meski disebut telah tiga kali tidak memperoleh persetujuan izin dan telah diberikan surat peringatan oleh pihak kehutanan.

  • Penulis: Kepala Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadivhumas Polri Tekankan Peran Humas dalam Mendukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026

    Kadivhumas Polri Tekankan Peran Humas dalam Mendukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Kipasnesw.com.JAKARTA – Polri menggelar Apel Kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Humas dalam rangka Operasi Ketupat 2026 sebagai bentuk kesiapan dalam mendukung pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Apel ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh jajaran Humas Polri siap mengawal, menyertai, dan menyampaikan informasi terkait pelaksanaan operasi kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan transparan. Kepala Divisi […]

  • Polda Jambi dan Bhayangkari Salurkan Bantuan Bencana ke Sumatera Barat

    Polda Jambi dan Bhayangkari Salurkan Bantuan Bencana ke Sumatera Barat

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    JAMBI|Kepolisian Daerah Polda Jambi berserta Bhayangkari memberikan bantuan kemanusiaan memberangkatkan sejumlah sembako hingga pakaian untuk korban bencana alam di wilayah provinsi Sumatra Barat (Sumbar) Minggu 30/11.2025 Mewakili Kapolda Jambi Irjen pol. Krisno H.siregar Kapolres AKBP Natalena Eko Cahyono memimpin pelepasan keberangkatan bantuan kemanusiaan Polda jmbi bertempat di lapangan Apel Mapolres Bungo yang langsung di kirimkan […]

  • Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    • calendar_month Rab, 1 Jan 2025
    • account_circle ptmbi
    • visibility 772
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Tanah Bergerak di Desa Padangjaya Cilacap, Puluhan Rumah Warga Terdampak

    Tanah Bergerak di Desa Padangjaya Cilacap, Puluhan Rumah Warga Terdampak

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 525
    • 0Komentar

    CILACAP – Bencana alam tanah bergerak terjadi di Desa Padangjaya, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Akibat peristiwa tersebut, puluhan rumah warga terdampak. Pantauan wartawan di lapangan, peristiwa tanah bergerak tersebut terjadi di 2 Dusun yakni Dusun Jatiluhur RT 01 dan RT 02 RW 05, dan Dusun Jatimulya RT 02 RW 06. Menurut keterangan Ketua […]

  • Bos Karoke FN Dan Janda Digerebek Warga Di Desa Permanti

    Bos Karoke FN Dan Janda Digerebek Warga Di Desa Permanti

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 471
    • 0Komentar

    Kipasnesw.com.SUNGAI PENUH – Warga Desa Permanti, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, dibuat heboh dengan adanya peristiwa yang diduga melibatkan seorang pria dan seorang perempuan berstatus janda anak tiga pada Jumat malam (7/5/2026). Menariknya, peristiwa penggerebekan tersebut terjadi hampir bersamaan dengan musibah kebakaran yang melanda wilayah Kelurahan Sungai Penuh pada malam yang sama. Di saat […]

  • Mahasiswa PKN Kelompok II STAIKHA  Bangun Taman Baca Masyarakat di Desa Bojongcae

    Mahasiswa PKN Kelompok II STAIKHA  Bangun Taman Baca Masyarakat di Desa Bojongcae

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 275
    • 0Komentar

    LEBAK| Dalam rangka meningkatkan minat baca dan budaya literasi masyarakat, Desa Bojongcae Kabupaten Lebak secara resmi meresmikan Taman Baca Masyarakat pada Minggu (21/12/2025). Diketahui kegiatan ini merupakan salah satu program nyata Mahasiswa Praktik Kerja Nyata (PKN) Kelompok 2 Sekolah Tinggi Agama Islam KH. Abdul Kabier (STAIKHA). Peresmian Taman Baca Masyarakat disambut antusias oleh warga, khususnya […]

expand_less