Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » LSM Siap Ajukan Pengaduan Laporan Terkait Villa Bukit Tirai Embu

LSM Siap Ajukan Pengaduan Laporan Terkait Villa Bukit Tirai Embu

  • account_circle Kepala Redaksi
  • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
  • visibility 138
  • comment 0 komentar

Kipasnesw.com.KERINCI – Polemik keberadaan Villa Bukit Tirai Embun di Desa Danau Tinggi, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, terus memicu perhatian publik. Bangunan usaha yang disebut berada di kawasan hutan produksi itu kini mendorong munculnya desakan agar persoalan tersebut langsung diadukan ke Kementerian Kehutanan dan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Gakkum) di tingkat pusat.

Dorongan itu muncul menyusul belum adanya kepastian penanganan terhadap keberadaan bangunan usaha yang hingga kini disebut belum memperoleh persetujuan dari Kementerian Kehutanan, namun aktivitas usaha di lokasi tersebut masih tetap berjalan.

Berdasarkan keterangan Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Provinsi Jambi Wilayah Kerinci dan Sungai Penuh, Lidya Puspita, S.Hut, lokasi Villa Bukit Tirai Embun berada di kawasan hutan produksi.

Menurut Lidya, pihak manajemen Villa Bukit Tirai Embun telah tiga kali mengajukan izin ke Kementerian Kehutanan, namun hingga saat ini belum memperoleh persetujuan.

“Secara aturan, sampai sekarang belum ada dasar pemberian izin untuk pembangunan villa di kawasan hutan produksi,” ujar Lidya beberapa waktu lalu.

Selain itu, berdasarkan informasi yang diperoleh wartasatu.info, pada tahun 2024 pihak kehutanan juga telah memberikan surat peringatan agar villa tersebut tidak beroperasi. Namun hingga kini aktivitas usaha di lokasi tersebut disebut masih berlangsung.

Kondisi tersebut memunculkan berbagai tanggapan di tengah masyarakat. Sebagian warga menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat agar ada kepastian hukum dan langkah penanganan yang jelas terhadap bangunan usaha di kawasan hutan produksi.

“Masyarakat berharap persoalan ini langsung diperiksa kementerian dan Gakkum pusat supaya ada kejelasan dan pengawasan di bawah tidak dianggap main-main,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Warga juga berharap adanya pemeriksaan lapangan dari pihak kementerian guna memastikan kesesuaian pemanfaatan kawasan hutan dengan ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, berdasarkan informasi yang dihimpun wartasatu.info, terdapat sejumlah elemen masyarakat dan LSM yang disebut siap menyampaikan pengaduan resmi ke Kementerian Kehutanan dan Gakkum pusat terkait keberadaan Villa Bukit Tirai Embun.

“Ya, kami akan mengadukan masalah Villa Bukit Tirai Embun ke Kementerian Kehutanan dan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Gakkum) di tingkat pusat, agar permasalahannya jelas. Kalau memang bisa di berikan izin ya segera terbitkan tapi kalau tidak ada dasar penerbitan kami minta untuk di tindak,” kata anggota LSM yang belum bersedia di publikasikan.

Langkah tersebut, menurut sejumlah warga, dinilai sebagai bentuk dorongan masyarakat agar persoalan kawasan hutan produksi ditangani secara terbuka, profesional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sebagian masyarakat juga menilai persoalan tersebut tidak hanya menyangkut izin usaha, tetapi juga berkaitan dengan fungsi kawasan hutan, pengawasan pemerintah, dan kepastian penegakan aturan di bidang kehutanan.

Sebagaimana amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Karena itu, pengelolaan kawasan kehutanan diharapkan tetap mengutamakan kepentingan publik, kelestarian lingkungan, dan kepastian hukum.

Publik kini menunggu langkah dan sikap pemerintah serta instansi terkait terhadap polemik keberadaan Villa Bukit Tirai Embun yang telah lama beroperasi di kawasan hutan produksi tersebut.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola Villa Bukit Tirai Embun belum memberikan tanggapan resmi terkait dorongan masyarakat agar persoalan tersebut diadukan ke Kementerian Kehutanan dan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Gakkum) di tingkat pusat.

  • Penulis: Kepala Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPHP Dinilai Tak Mampu Untuk Menindak Tegas Villa Bukit Tirai Embun

    KPHP Dinilai Tak Mampu Untuk Menindak Tegas Villa Bukit Tirai Embun

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.KERINCI – Beranda KPHP Dinilai Tak Berdaya Tindak Villa Bukit Tirai Embun, Meski Izin Tiga Kali Ditolak dan Sudah Ada Surat Peringatan Tidak Boleh Operasi dari Kemenhut KPHP Dinilai Tak Berdaya Tindak Villa Bukit Tirai Embun, Meski Izin Tiga Kali Ditolak dan Sudah Ada Surat Peringatan Tidak Boleh Operasi dari Kemenhut Redaksi Warta SatuMei 26, […]

  • Bupati Muara Enim Komitmen Tuntaskan RDTR Dorong Investasi

    Bupati Muara Enim Komitmen Tuntaskan RDTR Dorong Investasi

    • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 324
    • 0Komentar

    MUARA ENIM – Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., rapat bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid di Ruang VIP Bandara SMB II Palembang, Kamis (9/10). Pada rapat yang dihadiri Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru bersama Bupati dan Walikota se-Sumatera Selatan tersebut, Bupati menegaskan komitmennya mempercepat penyelesaian Rencana […]

  • Jelang Idul Fitri, Harga Gas Elpigi 3 kg Capai Rp. 35.000

    Jelang Idul Fitri, Harga Gas Elpigi 3 kg Capai Rp. 35.000

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.SUNGAI PENUH -Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, masyarakat Kota Sungai Penuh mulai mengeluhkan kelangkaan gas elpiji subsidi 3 kilogram. Kondisi ini bahkan sudah dirasakan warga sejak sekitar satu minggu terakhir, Selasa (10/3/2026). Kelangkaan gas melon tersebut berdampak pada lonjakan harga di tingkat pengecer. Jika pada […]

  • Kadivhumas Polri Tekankan Peran Humas dalam Mendukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026

    Kadivhumas Polri Tekankan Peran Humas dalam Mendukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Kipasnesw.com.JAKARTA – Polri menggelar Apel Kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Humas dalam rangka Operasi Ketupat 2026 sebagai bentuk kesiapan dalam mendukung pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Apel ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh jajaran Humas Polri siap mengawal, menyertai, dan menyampaikan informasi terkait pelaksanaan operasi kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan transparan. Kepala Divisi […]

  • Satgas TMI DPW Provinsi Jambi di Kukuhkan

    Satgas TMI DPW Provinsi Jambi di Kukuhkan

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 487
    • 0Komentar

    Sungai Penuh|Satgas DPW Provinsi Jambi dan DPD Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh di kukuhkan. Kamis (13/11/2025). Pelantikan digelar di aula Kantor Walikota Sungai Penuh.‎‎ Anggota DPW Provinsi Jambi dan Pengurus DPD Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh serta Pengurus siap mengembangkan peran serta dan mengawasi Petani. Ketua DPW Tani Merdeka […]

  • DPRD dan Pemkab Konsel Mantapkan Sinergi Hadapi Penyesuaian Fiskal RAPBD 2026

    DPRD dan Pemkab Konsel Mantapkan Sinergi Hadapi Penyesuaian Fiskal RAPBD 2026

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 273
    • 0Komentar

    KONAWE SELATAN|DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan menunjukkan komitmen kuat menjaga stabilitas pembangunan daerah melalui Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026, Kamis (27/11/2025). Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Konsel, Hamrin, S.Kom., M.A.P., menghadirkan pandangan fraksi yang disampaikan juru bicara Ahmad Muhaimin, S.Pd.I., S.KM., M.Pd. Suasana paripurna berlangsung hangat dan […]

expand_less