Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Nama RSUD Ditambah “JUARA”, Pengelola Dinilai Keliru & Tak Menghargai Sejarah Pendirian Rumah Sakit

Nama RSUD Ditambah “JUARA”, Pengelola Dinilai Keliru & Tak Menghargai Sejarah Pendirian Rumah Sakit

  • account_circle Kepala Redaksi
  • calendar_month Sab, 13 Jun 2026
  • visibility 176
  • comment 0 komentar

Kipasnews.com.SUNGAI PENUH – Munculnya tulisan “RSUD Mayjen H.A. Thalib JUARA” dalam materi publikasi rumah sakit menuai sorotan. Sejumlah kalangan menilai penambahan kata “JUARA” pada nama RSUD Mayjen H.A. Thalib merupakan langkah yang keliru karena berpotensi mengaburkan identitas resmi rumah sakit sekaligus mengesankan adanya pencampuran antara institusi pelayanan publik dengan jargon politik kepala daerah.

RSUD tersebut secara resmi dikenal sebagai RSUD Mayjen H.A. Thalib Kota Sungai Penuh, sebagaimana tercantum dalam berbagai dokumen dan publikasi resmi rumah sakit. Bahkan pada situs resmi rumah sakit, nama yang digunakan tetap RSUD Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh tanpa embel-embel tambahan lainnya.

Kritik yang berkembang bukan semata pada penggunaan kata “JUARA”, melainkan karena istilah tersebut diketahui sebagai slogan yang selama ini identik dengan kepala daerah yang sedang berkuasa, bukan nama maupun identitas resmi Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Menurut sejumlah pemerhati kebijakan publik, rumah sakit daerah merupakan institusi pelayanan kesehatan milik masyarakat yang harus dijaga netralitasnya dari simbol, jargon, maupun identitas politik yang melekat pada figur tertentu.

“Kalau slogan pelayanan silakan saja, tetapi ketika ditempel berdampingan dengan nama resmi rumah sakit hingga seolah menjadi bagian dari identitas institusi, tentu menimbulkan pertanyaan publik. Apa dasar hukumnya? Apakah sudah menjadi nama resmi rumah sakit atau hanya slogan politik yang dibawa masuk ke ruang pelayanan publik?” ujar salah seorang pemerhati pemerintahan daerah.

Selain persoalan netralitas, penambahan kata “JUARA” juga dinilai kurang menghargai sejarah dan tokoh yang namanya diabadikan sebagai nama rumah sakit tersebut.

Nama Mayjen H.A. Thalib bukan sekadar nama gedung atau institusi kesehatan. Nama tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada sosok yang memiliki sejarah dan jasa bagi daerah. Karena itu, identitas rumah sakit seyogianya dipertahankan sebagaimana mestinya tanpa ditambah embel-embel yang berpotensi menggeser makna penghormatan tersebut.

“Pengelola rumah sakit seharusnya menjaga marwah nama RSUD Mayjen H.A. Thalib. Nama itu adalah penghormatan kepada tokoh yang telah diabadikan oleh daerah. Jangan sampai nama yang sudah memiliki nilai sejarah justru ditutupi atau dibayangi oleh slogan yang identik dengan kekuasaan yang sifatnya sementara,” kata sumber tersebut.

Di sisi lain, masyarakat menilai manajemen RSUD seharusnya lebih fokus pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, sarana dan prasarana, serta kesejahteraan tenaga medis daripada membangun pencitraan melalui slogan-slogan yang berpotensi menimbulkan polemik.

Terlebih, dalam beberapa waktu terakhir RSUD Mayjen H.A. Thalib masih menjadi sorotan terkait berbagai persoalan pelayanan dan manajemen rumah sakit yang mendapat perhatian DPRD maupun masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak manajemen RSUD Mayjen H.A. Thalib maupun Pemerintah Kota Sungai Penuh mengenai dasar penggunaan kata “JUARA” yang ditempatkan berdampingan dengan nama rumah sakit tersebut.

Publik pun berharap ada klarifikasi resmi agar tidak muncul anggapan bahwa fasilitas dan institusi pelayanan publik digunakan untuk mengangkat slogan yang identik dengan kepentingan politik tertentu, serta agar nama besar RSUD Mayjen H.A. Thalib tetap terjaga sesuai sejarah dan penghormatan yang telah diberikan oleh daerah kepada tokoh tersebut.

  • Penulis: Kepala Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asisten III Wakili Bupati Konawe Utara Hadiri Musyawarah Cabang II DPC APBMI

    Asisten III Wakili Bupati Konawe Utara Hadiri Musyawarah Cabang II DPC APBMI

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 323
    • 0Komentar

    KONAWE UTARA,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Utara melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum, Drs. La Ondjo, M.Si sekaligus mewakili Bupati Konawe Utara H. Ikbar, SH., MH menghadiri dan memberikan sambutan dalam acara Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Konawe Utara, di Hotel Claro Kendari, Sabtu (29/11/2025). Acara […]

  • Diminta APH bertindak Tegas Bagi Penjual BBM Subsidi Eceran

    Diminta APH bertindak Tegas Bagi Penjual BBM Subsidi Eceran

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.SUNGAI PENUH – Penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi secara eceran tanpa izin resmi merupakan tindak pidana. Selasa (10/06/2026) bolehkah? Bilamana pelaku terbukti memperniagakan kembali BBM bersubsidi secara ilegal dijerat dengan sanksi tegas berupa pidana penjara maksimal 6 tahun dan denda paling banyak Rp 60 miliar. Landasan Hukum dan Sanksi Kegiatan pengecer BBM bersubsidi melanggar […]

  • Respon Cepat Pemerintah Desa dan Kecamatan Meninjau Lokasi Faud Al-Kautsar

    Respon Cepat Pemerintah Desa dan Kecamatan Meninjau Lokasi Faud Al-Kautsar

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 456
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.SERANG -Diketahui dari berita sebelumnya dengan Judul “Termakan Usia; Atap Bangunan PAUD Al-Kautsar Sanding Roboh”  Pemerintah Desa Sanding dan Pemerintah Kecamatan Petir tinjau langsung ke Lokasi pada hari Sabtu 17/1/2026 Menurut keterangan Rosid Kepala Desa Sanding setelah mengetahui adanya atap bangun Paud Al-Kautsar roboh, dirinya segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan, agar mendapatkan solusi. “Peristiwa tersebut terjadi […]

  • Menjadi Kritikan & Sorotan Tajam, Proyek Tanggul Rp12,9 Miliar di Sungai Batang Merao

    Menjadi Kritikan & Sorotan Tajam, Proyek Tanggul Rp12,9 Miliar di Sungai Batang Merao

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.KERINCI – Proyek pembangunan tanggul dan normalisasi Sungai Batang Merao di Kabupaten Kerinci yang menelan anggaran jumbo sebesar Rp12,9 miliar kini menjadi sasaran kritik keras masyarakat. Proyek yang digadang-gadang menjadi solusi pengendalian banjir itu justru memunculkan kekecewaan dan kecurigaan publik karena diduga dikerjakan asal jadi dan jauh dari harapan masyarakat. Di tengah besarnya dana yang […]

  • Sanggar Saruin Mudan x Hima Manajemen STIE Sak Sukses Gelar Pagelaran Budaya Spektakuler

    Sanggar Saruin Mudan x Hima Manajemen STIE Sak Sukses Gelar Pagelaran Budaya Spektakuler

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Sungaipenuh, semestajamni-Semangat melestarikan warisan budaya lokal kembali ditunjukkan oleh Sanggar Saruin Mudae bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Manajemen (Hima Manajemen) STIE Sak. Keduanya sukses menggelar Pagelaran Budaya 2025 yang berlangsung meriah di aula Walikota sungai penuh acara yang mengusung tema “Seni berturut, budaya bertahan , generasi berkelanjutan ” ini menampilkan beragam pertunjukan seni daerah seperti […]

  • Konsumen Non Subsidi SPBU 24.371.46 Kumun Mengeluh, Karena Pelangsir BBM Subsidi 

    Konsumen Non Subsidi SPBU 24.371.46 Kumun Mengeluh, Karena Pelangsir BBM Subsidi 

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.SUNGAI PENUH – SPBU 24.371.46 Kumun di Jalan Depati Parbo, Desa Air Teluh, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, Jambi dikeluhkan konsumen. Minggu (31/05/2026). Pasalnya, konsumen SPBU 24.371.46 saat mengisi BBM Non Subsidi harus ikuti antrian pengisian BBM Subsidi. Dilokasi tidak ada pengatur jalan, antrian sembrawutan, apalagi lokasi SPBU 24.371.46 berada dijalan utama status jalan […]

expand_less