Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Menjadi Kritikan & Sorotan Tajam, Proyek Tanggul Rp12,9 Miliar di Sungai Batang Merao

Menjadi Kritikan & Sorotan Tajam, Proyek Tanggul Rp12,9 Miliar di Sungai Batang Merao

  • account_circle Kepala Redaksi
  • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
  • visibility 292
  • comment 0 komentar

Kipasnews.com.KERINCI – Proyek pembangunan tanggul dan normalisasi Sungai Batang Merao di Kabupaten Kerinci yang menelan anggaran jumbo sebesar Rp12,9 miliar kini menjadi sasaran kritik keras masyarakat. Proyek yang digadang-gadang menjadi solusi pengendalian banjir itu justru memunculkan kekecewaan dan kecurigaan publik karena diduga dikerjakan asal jadi dan jauh dari harapan masyarakat.

Di tengah besarnya dana yang dikucurkan pemerintah pusat melalui APBN, warga mempertanyakan kualitas pekerjaan di lapangan yang dinilai tidak mencerminkan proyek bernilai miliaran rupiah.

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Sumatera VI Provinsi Jambi melalui SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Sumatera VI.

Proyek dengan nilai kontrak mencapai Rp12.987.306.250 itu dikerjakan oleh PT Ponjen Mas dengan masa pelaksanaan selama 300 hari kalender di wilayah Kabupaten Kerinci.

Namun alih-alih membawa rasa aman bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun dihantui banjir Sungai Batang Merao, proyek tersebut justru memantik kemarahan warga.

Sejumlah masyarakat menilai pengerjaan proyek terkesan asal-asalan, tidak rapi, dan diduga minim pengawasan. Bahkan, warga mulai meragukan ketahanan tanggul jika sewaktu-waktu debit air sungai meningkat drastis saat musim penghujan.

“Kalau melihat kondisi di lapangan, masyarakat jadi takut. Ini bukan proyek kecil. Anggarannya hampir Rp13 miliar, tapi hasilnya seperti pekerjaan yang dikerjakan sekadar selesai saja,” ujar seorang warga dengan nada kecewa.

Kritik tajam terus bermunculan. Warga mempertanyakan ke mana sebenarnya anggaran miliaran rupiah tersebut digunakan jika kualitas pekerjaan di lapangan dinilai jauh dari ekspektasi.

“Jangan sampai uang rakyat habis, tapi hasil proyek malah rapuh. Ini menyangkut keselamatan warga di bantaran sungai. Kalau nanti tanggul rusak atau jebol, siapa yang mau bertanggung jawab?” kata warga lainnya.

Tak hanya itu, masyarakat juga menyoroti lemahnya fungsi pengawasan proyek. Mereka menduga pekerjaan berjalan tanpa kontrol ketat sehingga kualitas pekerjaan dinilai tidak maksimal.

“Kalau pengawasan benar-benar jalan, tidak mungkin masyarakat ramai mempertanyakan kualitas proyek seperti ini. Jangan sampai proyek besar hanya menjadi ladang menghabiskan anggaran negara,” tegas seorang tokoh masyarakat.

Kemarahan publik bukan tanpa alasan. Selama ini, banjir Sungai Batang Merao menjadi ancaman serius yang kerap merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Proyek tanggul tersebut awalnya diharapkan menjadi jawaban atas keresahan masyarakat yang selama bertahun-tahun hidup dalam bayang-bayang bencana banjir.

Namun kini, harapan itu perlahan berubah menjadi kekhawatiran.

Warga bahkan meminta aparat penegak hukum turun langsung melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap kualitas proyek tersebut agar tidak terjadi dugaan penyimpangan yang merugikan negara maupun masyarakat.

“Kalau proyek sebesar ini kualitasnya dipertanyakan masyarakat, aparat jangan tutup mata. Periksa pekerjaan di lapangan, cek materialnya, cek spesifikasinya. Jangan sampai nanti setelah rusak baru sibuk mencari alasan,” ujar warga dengan nada geram.

Masyarakat juga mendesak pemerintah pusat dan pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera VI segera melakukan evaluasi total terhadap proyek pembangunan tanggul dan normalisasi Sungai Batang Merao tersebut.

“Jangan biarkan proyek miliaran rupiah berubah menjadi monumen pemborosan uang negara. Rakyat butuh tanggul yang kuat, bukan proyek yang hanya bagus di papan informasi,” sindir warga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor pelaksana maupun instansi terkait belum memberikan klarifikasi resmi terkait sorotan tajam masyarakat terhadap proyek pembangunan tanggul dan normalisasi Sungai Batang Merao tersebut.

  • Penulis: Kepala Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FHO CV Sirion dan CV Disabel Opname Volume Perlu di Tinjau BWSS VI Jelang Termin 

    FHO CV Sirion dan CV Disabel Opname Volume Perlu di Tinjau BWSS VI Jelang Termin 

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 470
    • 0Komentar

    SUNGAI PENUH – Kegiatan Normalisasi Sungai Barang Merao Kerinci – Sungai Penuh dilaksanakan PT WIKA di bawah naungan Balai Wilayah Sungai Sumatera VI di nilai perlu dipertanyakan Opname Volume galiannya. Senin (15/12/2025). Opname (opnam) proses pengukuran dan pemeriksaan fisik hasil pekerjaan konstruksi normalisasi PT WIKA untuk memastikan kesesuaiannya gambar rencana, spesifikasi teknis, dan kontrak. Biasanya […]

  • Bupati Muara Enim Komitmen Tuntaskan RDTR Dorong Investasi

    Bupati Muara Enim Komitmen Tuntaskan RDTR Dorong Investasi

    • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 389
    • 0Komentar

    MUARA ENIM – Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., rapat bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid di Ruang VIP Bandara SMB II Palembang, Kamis (9/10). Pada rapat yang dihadiri Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru bersama Bupati dan Walikota se-Sumatera Selatan tersebut, Bupati menegaskan komitmennya mempercepat penyelesaian Rencana […]

  • DPRD Kota Sungai Penuh Gelar Rapat Paripurna I Masa Persidangan III Tahun 2026

    DPRD Kota Sungai Penuh Gelar Rapat Paripurna I Masa Persidangan III Tahun 2026

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.SUNGAI PENUH – DPRD Kota Sungai Penuh menggelar Rapat Paripurna I Masa Persidangan III Tahun 2026 dengan agenda Penyampaian Pengantar Walikota Sungai Penuh terhadap Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pemerintah Kota Sungai Penuh Tahun Anggaran 2025, Jumat (26/06). Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Hutri Randa, S.Sos., MM, diikuti unsur pimpinan DPRD, serta dihadiri Walikota Sungai […]

  • Ketua DPRD Hutri Randa Ikuti Retret Pemantapan Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang

    Ketua DPRD Hutri Randa Ikuti Retret Pemantapan Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.MAGELANG – Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos., MM mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD seluruh Indonesia tahun 2026 yang dilaksanakan di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Rabu (15/04). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan kompetensi pimpinan legislatif dalam menjalankan fungsi pemerintahan daerah. Kursus tersebut diikuti oleh […]

  • Pekerjaan Proyek PT. WIKA di Kerjakan Asal Jadi

    Pekerjaan Proyek PT. WIKA di Kerjakan Asal Jadi

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 476
    • 0Komentar

    SUNGAI PENUH- Teknis pembesian pekerjaan PT WIKA Satker BWSS VI Jambi, tidak masuk akal sehat di cangkung Desa Gedang Kecamatan Sungai Penuh Kota Sungai Penuh, Jambi. Rabu (10/12/2025). Pihak pelaksana memasang besi hermes di potong poton lebih kurang 1 M untuk pembesian dinding cor saluran. Logika sehat, pembesian dinding saran harus di pasang sesuai panjang […]

  • Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H

    Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H

    • calendar_month Ming, 21 Jun 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.SUNGAI PENUH – Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos.,MM menghadiri kegiatan Pawai Obor dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, yang berlangsung di Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh, Senin malam (15/6). Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Sungai Penuh bekerja sama dengan Panitia Bersama Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram […]

expand_less