Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Menjadi Kritikan & Sorotan Tajam, Proyek Tanggul Rp12,9 Miliar di Sungai Batang Merao

Menjadi Kritikan & Sorotan Tajam, Proyek Tanggul Rp12,9 Miliar di Sungai Batang Merao

  • account_circle Kepala Redaksi
  • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
  • visibility 127
  • comment 0 komentar

Kipasnews.com.KERINCI – Proyek pembangunan tanggul dan normalisasi Sungai Batang Merao di Kabupaten Kerinci yang menelan anggaran jumbo sebesar Rp12,9 miliar kini menjadi sasaran kritik keras masyarakat. Proyek yang digadang-gadang menjadi solusi pengendalian banjir itu justru memunculkan kekecewaan dan kecurigaan publik karena diduga dikerjakan asal jadi dan jauh dari harapan masyarakat.

Di tengah besarnya dana yang dikucurkan pemerintah pusat melalui APBN, warga mempertanyakan kualitas pekerjaan di lapangan yang dinilai tidak mencerminkan proyek bernilai miliaran rupiah.

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Sumatera VI Provinsi Jambi melalui SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Sumatera VI.

Proyek dengan nilai kontrak mencapai Rp12.987.306.250 itu dikerjakan oleh PT Ponjen Mas dengan masa pelaksanaan selama 300 hari kalender di wilayah Kabupaten Kerinci.

Namun alih-alih membawa rasa aman bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun dihantui banjir Sungai Batang Merao, proyek tersebut justru memantik kemarahan warga.

Sejumlah masyarakat menilai pengerjaan proyek terkesan asal-asalan, tidak rapi, dan diduga minim pengawasan. Bahkan, warga mulai meragukan ketahanan tanggul jika sewaktu-waktu debit air sungai meningkat drastis saat musim penghujan.

“Kalau melihat kondisi di lapangan, masyarakat jadi takut. Ini bukan proyek kecil. Anggarannya hampir Rp13 miliar, tapi hasilnya seperti pekerjaan yang dikerjakan sekadar selesai saja,” ujar seorang warga dengan nada kecewa.

Kritik tajam terus bermunculan. Warga mempertanyakan ke mana sebenarnya anggaran miliaran rupiah tersebut digunakan jika kualitas pekerjaan di lapangan dinilai jauh dari ekspektasi.

“Jangan sampai uang rakyat habis, tapi hasil proyek malah rapuh. Ini menyangkut keselamatan warga di bantaran sungai. Kalau nanti tanggul rusak atau jebol, siapa yang mau bertanggung jawab?” kata warga lainnya.

Tak hanya itu, masyarakat juga menyoroti lemahnya fungsi pengawasan proyek. Mereka menduga pekerjaan berjalan tanpa kontrol ketat sehingga kualitas pekerjaan dinilai tidak maksimal.

“Kalau pengawasan benar-benar jalan, tidak mungkin masyarakat ramai mempertanyakan kualitas proyek seperti ini. Jangan sampai proyek besar hanya menjadi ladang menghabiskan anggaran negara,” tegas seorang tokoh masyarakat.

Kemarahan publik bukan tanpa alasan. Selama ini, banjir Sungai Batang Merao menjadi ancaman serius yang kerap merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Proyek tanggul tersebut awalnya diharapkan menjadi jawaban atas keresahan masyarakat yang selama bertahun-tahun hidup dalam bayang-bayang bencana banjir.

Namun kini, harapan itu perlahan berubah menjadi kekhawatiran.

Warga bahkan meminta aparat penegak hukum turun langsung melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap kualitas proyek tersebut agar tidak terjadi dugaan penyimpangan yang merugikan negara maupun masyarakat.

“Kalau proyek sebesar ini kualitasnya dipertanyakan masyarakat, aparat jangan tutup mata. Periksa pekerjaan di lapangan, cek materialnya, cek spesifikasinya. Jangan sampai nanti setelah rusak baru sibuk mencari alasan,” ujar warga dengan nada geram.

Masyarakat juga mendesak pemerintah pusat dan pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera VI segera melakukan evaluasi total terhadap proyek pembangunan tanggul dan normalisasi Sungai Batang Merao tersebut.

“Jangan biarkan proyek miliaran rupiah berubah menjadi monumen pemborosan uang negara. Rakyat butuh tanggul yang kuat, bukan proyek yang hanya bagus di papan informasi,” sindir warga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor pelaksana maupun instansi terkait belum memberikan klarifikasi resmi terkait sorotan tajam masyarakat terhadap proyek pembangunan tanggul dan normalisasi Sungai Batang Merao tersebut.

  • Penulis: Kepala Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres OKU Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H

    Polres OKU Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Kipasnews.com.BATU RAJA – POLRES OKU menggelar Gerakan Pangan Murah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Dalam program tersebut, Polres OKU bersama Perum Bulog dan pemerintah daerah menyalurkan berbagai sembako untuk warga ,sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. Kapolres OKU memimpin langsung kegiatan pemusatan Gerakan Pangan Murah yang berlangsung di […]

  • Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    • calendar_month Jum, 2 Feb 2024
    • account_circle ptmbi
    • visibility 627
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • PT KMH Salurkan Bantuan Obat & Bahan Medis untuk RSUD Kerinci

    PT KMH Salurkan Bantuan Obat & Bahan Medis untuk RSUD Kerinci

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 348
    • 0Komentar

    KERINCI– Pemerintah Kabupaten Kerinci kembali menerima dukungan nyata dari pihak swasta. Kali ini, PT. Kerinci Merangin Hidro (KMH) menyalurkan bantuan obat-obatan dan bahan medis untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat di Bumi Sakti Alam Kerinci. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Bupati Kerinci, Monadi, pada Senin (3/11/2025) yang disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Hermendizal, Direktur RSUD Kerinci […]

  • Keluhkan Akses Jalan; Kepala Desa Bojong Nangka Ambil Langkah Inisiatif Bergotong Royong

    Keluhkan Akses Jalan; Kepala Desa Bojong Nangka Ambil Langkah Inisiatif Bergotong Royong

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Kipasnesw.com.SERANG – Warga Kampung Rego Rinu RT. 003/001 Desa Bojong Nangka Kecamatan Petir Kabupaten Serang, bergotong royong secara swadaya membuka akses jalan agar dapat dilalui kendaraan baik roda empat. Bertujuan untuk meningkatkan konektivitas, memudahkan mobilitas warga, serta memperlancar ekonomi lokal. Hal tersebut disampaikan Yana Kepala Desa Bojong Nangka bahwa kegiatan pembukaan akses jalan itu, dilakukan […]

  • Pimpinan & Anggota DPRD Hadiri Sosialisasi dan Koordinasi Pembangunan IPAM Rawang 50 Liter/Detik

    Pimpinan & Anggota DPRD Hadiri Sosialisasi dan Koordinasi Pembangunan IPAM Rawang 50 Liter/Detik

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Kipasnews.comSUNGAI PENUH – Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos.,MM bersama Anggota DPRD Dapil II menghadiri Sosialisasi dan Koordinasi Rencana Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Rawang Kapasitas 50 Liter/Detik Tahun 2026, di Aula Kantor Walikota, Jumat (08/05). Pembangunan IPAM tersebut direncanakan pada 26 Mei 2026 mendatang yang berlokasi di belakang SMP Negeri 4 […]

  • Kadivhumas Polri Tekankan Peran Humas dalam Mendukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026

    Kadivhumas Polri Tekankan Peran Humas dalam Mendukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Kepala Redaksi
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Kipasnesw.com.JAKARTA – Polri menggelar Apel Kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Humas dalam rangka Operasi Ketupat 2026 sebagai bentuk kesiapan dalam mendukung pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Apel ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh jajaran Humas Polri siap mengawal, menyertai, dan menyampaikan informasi terkait pelaksanaan operasi kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan transparan. Kepala Divisi […]

expand_less